RD. Theo Amelwatin ( Dosen di STFT Fajar Timur dan Konselor di Seminari Tinggi Interdiosesan…
Sikap Anggap Remeh
(Lukas 9:46-50)
Mungkin saja ada saat dimana kita menganggap diri besar atau paling besar dari orang lain, entahkah orang terdekat atau orang lain yang tak punya hubungan apa-apa dengan kita. Klaim ini bisa saja lahir dari kepemilikan iman, status sosial, jabatan, tingkat pendidikan, senioritas atau bahkan kedekatan personal dengan orang-orang penting atau berpengaruh.
Saat kita menganggap diri lebih besar dari orang lain, kadang kita tidak pernah atau sulit sama sekali dapat melihat hal baik keluar dari mereka. Kita bisa saja menganggap remeh atau menganggap enteng orang lain dengan apa yang ia katakan dan perbuat. Kita lalu tak menghargai, menyepelehkan dan menganggap perbuatan baik orang lain itu sekedar sampah dan tak perlu dihiraukan. Kita biasa berujar, “Itu apa…??? Apa pentingnya untuk saya…??? Masa bodoh…!!! “
Dalam Injil Lukas hari ini, kita diminta Tuhan untuk mari kita lihat dan perhatikan dengan saksama orang kecil dengan segala hal baik yang ia katakan, ia upayakan dan ia perbuat. Mari kita menerimanya. Karena segala yang baik itu selalu datangnya dari Allah atau berasal dari Allah. Mereka yang memilih dan melakukan hal-hal baik, mendalam dan bermakna di tengah hidup mereka sungguh-sungguh hadir menyatakan keberpihakan pada Sabda Allah. Karena itu, mereka berpihak pada kita, Gereja, Orang-orang yang dibaptis di dalam nama Tuhan. Kita jangan lagi mencegah mereka dengan kata, sikap dan perbuatan yang tidak terpuji bahkan begitu senonoh. Mengkonfirmasi, menerima dan mengapresiasi hal baik tidak selalu harus menunggu keluar dari mulut dan tangan orang penting dan punya pengaruh.
…………
M. Taher
Related Posts
- MAAFKAN DIRIMU
- STRES
Manusia tak pernah luput dari perasaan stres. Meskipun pada dirinya stres bukanlah penyakit, ia bisa…
- HARTA BERFUNGSI SOSIAL
Minggu, 31 Juli 2022RD. Novly MasriatKadang kala kehidupan duniawi dan kehidupan surgawi dipertentangkan. Seolah-olah dosa…
Archives
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
Categories
- APP 2025
- banda naira
- Beranda Nuhu Yuut
- berita dari kei kecil
- berita duka
- Berita Keuskupan
- BKSN
- Bulan Liturgi Nasional
- Daily Words
- Downlaod
- ekaristi
- Embun Pagi
- Filsafat
- Frits H. Pangemanan
- Hari Lahir Kota Ambon
- HUT Episkopal
- Jumaat Agung
- Kamis Putih
- Katedral Ambon
- Kepausan
- Kevikepan Kei Kecil
- Kevikepan KKT/MBD
- Kevikepan Kota Ambon
- Kevikepan seram
- Kewikepan Seram
- kolese Joannes Aerts Kei Besar
- Kolose Andreas Sol
- Kolose YPKKA
- Komisi Kateketik
- Komisi Kepemudaan
- Komisi Kitab Suci
- komisi liturgi
- Komisi Pendidikan
- Komisi Seminari
- Kompasiana
- KOMSOS
- Kronik
- Kuasi Paroki Wowonda
- kunjungan kanonik
- Kunjungan Uskup
- Kuria MAM
- KWI
- LAPORAN MUSPASPAS
- mahasiswa katolik
- malaysia
- mars projo
- misa krisma
- Misionaris Marauke
- MUSPASPAS 2024
- MUSPASPAS2024
- OFM
- OMK
- Opini
- Paroki
- Paroki Passo
- Paroki Pinggiran
- Paroki St. Mathias Saumlaki
- Pesan Natal
- Prapaskah
- Rapat Kuria
- Refleksi Pastoral
- Rekoleksi
- Rekoleksi Para Imam
- Renungan
- rumah unio langgur
- satucintaseribusenyum
- Sejarah Kota Ambon
- Sejenak Sabda
- SEKAMI
- sekami
- Stasi Banda Neira
- STFSP-Pineleng
- STPAK Ambon
- Surat Gembala
- Tahun Yubelium
- Tri Hari Suci
- unio projo
- Uskup Seno Ngutra
- Vatikan
- Wilayah
- Wilayah Aru
- Wilayah Buru
- Wilayah Kei Besar
- Wilayah Kei Kecil
- Wilayah Kota Ambon
- Wilayah KTT
- wilayah malut
- Wilayah Talimas
- wisata rohani airlow
- YPKKA