Amboina Diocese

Duc In Altun

YESUS BERSAMAMU SELALU

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Semua orang pasti mengalami badai dan gelombang dalam kehidupannya; Ada yang tak bisa bertahan sehingga tenggelam dan mati, yang lain tegar mengikuti ayunan kapal, dan yang lain bisa berlayar sampai ke pelabuhan tujuan karena iman dan keyakinannya akan kuat kuasa Yesus.

Firman Tuhan, ” Sekonyong – konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.” Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya? ( Mat. 8 : 24 – 28 )

Selamat beraktivitas untuk para sahabat

Salam, doa dan berkatku ( + ) untukmu ( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

BUKAN KAYA HARTA TAPI KAYA ROHANI

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Yesus tidak menjanjikan uang, harta, pangkat atau kedudukan yang tinggi ketika engkau mengikuti dan mengimani-Nya, namun percayalah bahwa Dialah satu-satunya Jalan menuju Allah Bapa di Surga.

Karena itu, Ia berkata terus terang kepada kita, ” Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” ( Mat. 8 : 20 )

Sekarang pilihan ada padamu; mundur atau maju terus sebagai pengikut-Nya di zaman ini? Pilihan ada padamu. Namun pilihanmu menentukan keselamatan jiwamu kelak.

Selamat beraktivitas di pekan yang baru

Salam, doa dan berkatku ( + ) untukmu para sahabat
( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

SUATU KELAK ENGKAU DAN AKU PUN MENJADI TUA

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan dan engkau harus menaruh hormat kepada orang yang tua dan engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.” ( Imamat 19 : 32 )

Menyempatkan diri dan waktu untuk mengunjungi para Pastor Tua MSC di Biara Langgur ( RP. Ger Esserey, MSC, RP. Titus Rahail, Sr., MSC dan Alm. RP. Alex Welereubun MSC., – sebelum meninggal )

Selamat bermalam Minggu untuk para sahabat

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua ( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

TENANG DAN NYAMAN DI RUMAH TUHAN

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Jika setiap gereja adalah rumah Tuhan, Bapa kita maka seharusnya gereja hendaklah menjadi tempat berteduh bagi setiap jiwa yang cemas, gelisah, sedih dan berbeban berat.

Hai sahabatku, bila bebanmu terasa berat, maka pergilah ke sana karena Ia sedang menantimu.

Firman Tuhan, ” Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?

Selamat berakhir pekan untuk para sahabat

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua ( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

TUHAN SEDANG MENCARIMU, KAWAN

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Atas pelbagai cara setiap dari kita adalah domba yang hilang; Hilang dari rasa mencintai dan mengasihi, hilang karena dosa dan kejahatan kita; dan hilang karena mengabaikan dan melukai orang lain.

Pagi ini kuyakinkan engkau di Hari Raya Hati Yesus Yang Maha Kudus ini bahwa ” Tuhan sedang mencarimu untuk menjadi alat cinta-Nya.” Ini berarti bahwa engkau sangat berarti di hati-Nya.

Firman Tuhan, ” Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” ( Luk 15 : 7 )

Selamat merayakan Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus.

Salam, doa dan berkatku ( + ) untukmu para sahabat

( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

BUKAN JADI APA TAPI BISA BUAT APA

Bagikan kepada teman-teman anda ....
Untukmu, Sahabat Jiwaku

Firman Tuhan, ” Menjadi apakah anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia .” ( Luk. 1 : 66 )

Menjadi apa sekarang dan kelak adalah dambaan setiap orang, namun ingatlah bahwa Tuhan mau agar melalui apa pun posisimu, tugas dan pekerjaanmu, engkau selalu menjadi berkat bagi semua orang.

Dan hari ini, kuyakinkan engkau sahabatku bahwa Tuhan sedang memakaimu untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Mulailah dari saat ini ketika engkau setelah membaca pesanku ini.

Selamat beraktivitas

Salam, doa dan berkatku ( + ) untukmu, sahabatku.
( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

Nabi Palsu (Matius 7:15-20)

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Kepada kita, sejak dibaptis, dianugerahi Allah untuk mengambil bagian di dalam satu martabat mesianik. Itulah menjadi nabi. Kwalitas menjadi nabi, pertama-tama menemui Allah dan menaruh telinga yang tajam untuk mendengar apa kata Allah. Dulu Allah ditemui di atas gunung tapi sekarang di dalam kontemplasi. Artinya, tak dibatasi dimana hal itu dibuat atau terjadi. Bahkan termasuk kesekitaran kita ribut, asal kita tenang menemui Allah yang datang, pasti suaraNya terdengar jelas bagi kita.

Selesai menemui Allah dan mendengar SabdaNya, sang nabi diminta mewarta atau menyampaikan apa persis kata-kata Allah itu kepada umatNya. Dari gunung, yang didapat begitu harafiah. Namun kini, dengan kontemplasi, SabdaNya yang diperdengarkan dengan hurufiah, perlu menyusul di antaranya yang utama, intisari pesan yang mengoreksi hidup kekinian, dibagikan meluas.

Nabi, ketika mewarta, ia tahu bahwa dirinya adalah sebuah pesan yang hidup. Ia pertama-tama menghidupi pesan itu. Kata dan perilaku hidupnya harus bersesuaian dengan hasil kontemplasi yang ia buat sebelum mewarta. Artinya, mewarta di mimbar penting namun perlu bergema di ruang hidup harian. Kwalitas ini menghapus keraguan, sikap masa bodoh, bahkan tertawa sinis orang lain atas dirinya. Sulit menyampaikan Sabda Allah tentang pengampunan sementara sang pewarta sendiri memiliki deretan musuh bebuyutan di lingkungan, kring atau kombas, tempat mana ia tinggal.

Begitu juga, ia tidak mungkin teridentifikasi memalsukan dirinya untuk mencari kemuliaan yang semu. Konsistensi dan sinergisitas disiplin hidup antara kata dan perbuatan, kemurnian diri di waktu terang dan gelap, dalam keadaan bertebal dompet maupun kering sama sekali, menjadi unsur konstitutif atau pembentuk diri seorang nabi yang sejati di mata Allah dan sesama.

Dengan cara seperti itu, kita bukanlah nabi palsu, atau teridentifikasi sebagai nabi palsu. Karena nabi palsu dikenal dari inkonsistensi manis di bibir, lain di hati, rusak di kelakuan. Atau menurut Injil, buah-buah perbuatan yang ia hasilkan jadi ukuran siapa dia sebenarnya. Nabi Betul atau Nabi Palsu…???

………………..
M. Taher

BERCERMINLAH SELALU

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Kadang kita mudah melukai orang lain, tapi sangat marah bila tindakan yang sama kita terima dari sesama.

Firman Tuhan pagi ini untuk memgingatkan kita, ” Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” ( Mat. 7 : 6 )

Selamat beraktivitas

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk para sahabat

( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

JANGAN PERNAH KEHILANGAN MOMENT UNTUK MENCINTAI SESAMAMU

Bagikan kepada teman-teman anda ....



Firman Tuhan hari ini kepadamu sangat jelas, ” *Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?”* ( Mat. 7 : 1 – 3 )

Maka ingatlah akan nasehat bijak *Santa Teresa* dari Kalkuta, ” *Jika Anda selalu menghakimi sesamamu maka sesungguhnya Anda telah kehilangan kesempatan untuk mengasihi mereka*.”

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk para sahabat

( *Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum* )

BERDAMAI ADALAH GERBANG MENUJU PERSATUAN

Bagikan kepada teman-teman anda ....


Kamis, 09 Juni 2022
Bac. I : 1Raj. 18 : 41 – 46
Injil : Mat. 5 : 20 – 26
Masa Biasa X

Damai selalu berhubungan dengan Tuhan, sesama dan diri sendiri; Damai dengan diri sendiri adalah jalan menuju damai dengan Tuhan dan sesama. Damai juga menjadi pintu masuk untuk persahabatan dan persatuan antar sesama.

Firman Tuhan, ” Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan.”

Pelajaran penting bagi kita di pagi ini yakni;

1) Berdamailah dengan dirimu selalu sehingga hidupmu diliputi sukacita dan kegembiraan;

2) Jadilah pembawa damai bagi sesama baik yang hidup bersamamu maupun yang Anda temui sepanjang jalan kehidupanmu;

Akhirnya ingatlah kata-kata Santa Teresa dari Calkuta, ” Damai dimulai dari sebuah senyum, maka tersenyumlah kepada mereka yang paling Anda tidak sukai karena pengalaman terluka maka senyummu akan mendatangkan damai kepada mereka.”

Selamat beraktivitas untuk para sahabat

Salam, doa dan berkat Tuhan, kumohonkan untukmu para sahabatku (+) Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin

( Monsignor Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

Open chat
Whatsapp Keuskupan Amboina
Selamat datang di Keuskupan Amboina. Saya Pastor Leoard Ansis, admin Keuskupan Amboina.
Apa yang bisa kami bantu?