MGR. INNO, USKUP UNTUK SEMUA UMAT BERAGAMA DI MALUKU DAN MALUKU UTARA

Sejak ditahbiskan menjadi Uskup maka Mgr. Inno, Uskup Amboina dalam lawatanya ke semua wilayah perwakilan ( Kabupaten/Kota ) dan paroki selalu melakukab;
Pertama , Menggandeng para Tokoh Agama Provinsi ( Islam, Protestan, Hindu dan Budha ), dan
kedua , Melaksanakan kegiatan ” Temu Anak/Remaja Lintas Agama.”

Tidak hanya dua agenda besar di atas, tapi setiap kali bertemu dengan jemaat beragama di gereja atau mesjid maka Uskup Inno selalu berusaha untuk membantu sedapat mungkin seperti yang baru saja dilakukan bagi umat beragama di Aru Utara minggu lalu sebagai berikut;

I. UNTUK JEMAAT MUSLIM

1) Uskup Inno meminta pihak Pemda Aru ( Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekda yang ikut dalam rombongan Uskup hari itu ) untuk membangun sebuah Mushollah di desa Kabalsiang yang mayoritas Katolik;

2) Uskup Inno membeli 1 set amplifier dan Loudspeaker untuk umat Muslim di desa Goda-goda;

3) Uskup Inno menyumbang 50 sak semen dan 1 set rebana untuk jemaat Muslim di desa Wangula;

4) Uskup Inno menyumbang 1 set rebana untuk jemaat Muslim di desa Wafan

5) Uskup Inno bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Aru merenovasi mesjid di desa Kumul.

II. UNTUK UMAT GEREJA PROTESTAN MALUKU

1) Uskup Inno menyumbang 50 sak semen untuk pembangunan gereja di desa Goda-goda;

2) Uskup Inno memfasilitasi pembangunan dan pemberkatan gereja GPM di desa Furok lewat bantuan dana aspirasi Ketua DPRD Aru sebesar Rp.200 juta.

III. UNTUK JEMAAT KATOLIK

Uskup Inno mengembalikan semua iura stola dan intensi misa selama pelayanan misa di Paroki Aru Utara untuk membeli 300 sak semen, 200 lembar triplex, 200 lembar daunk senk dan 7 set peralatan liturgi misa ( 28 buah kasula, 28 pakaian misdinar, 7 buah salib besar, 7 buah salib kecil, 7 buah wiruk, 7 buah giring2 dan 7 buah Evangeliarium )

Semua di atas tentunya diusahakan oleh Mgr. Inno dari teman-teman donatur dan uang iura stola dan intensi Misa.

Memang hidup yang berkualitas itu bukan tergantung pada lamanya seseorang hidup dan berkarya, tapi dari apa yang bisa dibuat dan dibagikan kepada orang lain.

Inilah kekuatan kita untuk memberi bahwa seuntai doa kecil selalu ada di ujung bibir mereka yang menerima bantuan darimu.

Salam ” Satu Cinta 1000 Senyum ” untuk semua