LEBIH MUDAH MENGHAKIMI SESAMA ATAS NAMA TUHAN

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Rabu, 22 Mei 2024
Injil : Mrk. 9 : 38 – 40

”Akibat kesombongan rohani maka kita sangat mudah menghakimi sesama atas kekeliruan dan kesalahan praktek iman padahal di mata Tuhan tak seorang pun dari kita yang akan luput dari penghakiman Ilahi.”

Kesombongan untuk menghakimi orang lain itu pun sudah ada dalam diri para Rasul yang mengikuti Yesus seperti tercatat dalam Injil pagi ini: “Kata Yohanes kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” ( ayat 38 )

Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:

1) Lakukanlah kewajiban agamamu bukan sebagai seorang hakim tapi sebagai seorang pengikut yang beriman;

2) Mohonkanlah kebaikan dan berkat untuk sesamamu dan biarlah Tuhan menjadi hakim atas segala luka dan ketidakadilan yang diperbuat orang terhadapmu;

3) Ampunilah yang bersalah dan lepaskanlah pengampunan bagi mereka yang melukai dan bersalah padamu, karena hanya itulah caranya Anda disembuhkan dan dipulihkan secara rohani maupun jasmani.

Janganlah menjadi hakim terhadap sesama di dunia ini karena sesungguhnya semua orang sedang berbaris menunggu panggilan ilahi untuk dihakimi.

Selamat beraktivitas untuk para sahabat

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )