KKamis, 02 Juni 2022Bac. I : Kis.22 : 30. 24 : 6 - 11Injil :…
JABATAN PELAYANAN KASIH DALAM PERBANDINGANNYA DENGAN JABATAN POLITIS
DAILY WORDS, SABTU, 14 MEI 2022
PEKAN PASKAH IV
PESTA ST. MATIAS, RASUL
BY RP. PIUS LAWE, SVD
BACAAN I : KIS 1: 15. 20 -26
MAZMUR : MZM 113: 1-2. 3-4. 5-6. 7-8
INJIL : YOH 15: 9- 17
@ To you all, selamat pesta St. Matias Rasul. Pada momen berahmat ini, ijinkan saya menulis sebuah perbandingan antara JABATAN PELAYANAN (dalam agama/gereja) dan jabatan politis, dengan bercermin pada proses pemilihan Rasul Matias dan isi AMANAT YESUS dalam bacaan-bacaan suci hari ini.
@ Pertama, proses pemilihan Rasul Matias. Diawali dengan pendasaran pada Kitab Suci. Yang menyampaikan berita dalam nas ini adalah Roh Kudus. Roh Kudus menuntun peserta meeting untuk melihat kembali SEJARAH. Tertulis, Daud telah menyampaikan perihal Yudas Iskariot ratusan tahun sebelumnya. Kitab Mazmur menegaskan hal yang sama: nasib Yudas Iskariot sesuai pilihan yang dibuatnya. Calon yang menggantikan Yudas Iskariot haruslah yang SETIA SEJAK AWAL (dari peristiwa Pembaptisan oleh Yohanes sampai Yesus naik ke Surga). Hal ini penting, karena Rasul terpilih bakal bersaksi tentang Pengalaman Kedekatannya dengan Yesus. Tidak ada hubungan dengan prestasi akademik, golongan, ketrampilannya, kedekatannya dengan orang-orang elite baik sipil maupun agama. Setelah mendapat calon, MEREKA BERDOA sebelum membuang undi. Tidak ada kampanye. Tidak butuhkan team sukses. Tidak ada SERANGAN FAJAR. Petrus tidak memonopoli calon tertentu. Tidak pandang dia ini berasal dari desa atau kota tertentu di seputar danau Genesaret atau dekat kota Yerusalem. Prosesnya adalah MURNI KERJA ROH KUDUS. Di dalam Roh Kudus, mereka membuang undi. Roh Kudus meniup kemana undian itu tertambat. Tidak perlu kendaraan partai politik. Terjadilah pada akhirnya sesuai kehendak Roh Kudus: St. Matias terpilih menggantikan Yudas Iskariot.
@ Kedua, karena kerja Roh Kudus semata, St. Matias didudukan Tuhan bersama para Rasul yang lain dengan jabatan yang sama: PELAYAN FIRMAN. Tak disangka, sebagaimana kata Pemazmur hari ini, Tuhan memilih St.Matias untuk membawa misi Allah. Keterpilihannya dilukiskan Pemazmur dalam Mzm 113: 7-8. Matias, dari golongan orang kecil, diangkat oleh Allah bak mengangkat yang hina dina dari dalam debu, bak mengangkat yang miskin dari dalam lumpur. Ya, Matias yang sederhana dan setia diangkat Allah, bukan karena kedekatannya dengan orang yang berkuasa, partai politik tertentu, sogokan uang oleh elite. Bukan!
@ Oleh karena itu, ketiga, St. Matias Rasul, sebagaimana Rasul-Rasul yang lain, harus meneruskan misi keberpihakan Allah itu: mengasihi sebagaimana Yesus, bahkan memberikan nyawa untuk sahabat-sahabatnya. Mengangkat yang hina dina dari dalam debu dan yang miskin dari dalam lumpur. Berarti St Matias Rasul juga SIAP MASUK DEBU dan MANDI LUMPUR. Dia bukan duduk megah di atas singgasana. St. Matias Rasul dan Rasul yang lain mengemban tugas pelayanan yang sangat luhur dalam sikap hati yang LEPAS BEBAS dari keterikatan partai politik, keterikatan pemimpin sipil yang bakal menagih janji jika telah memberi upeti dengan iming-iming politis. St. Matias Rasul, oleh karena Roh Kudus menjadi team suksesnya, bakal membawa tiupan Roh Kasih kepada semua orang tanpa harus terbeban oleh jasa-jasa siapa saja dalam perjalanan karier kerasulannya. St. Matias mengemban amanat Yesus: Kasihilah seorang yang lain dengan kasih yang TULUS.
@ Jabatan Pelayanan Kasih oleh St. MATIAS Rasul mengajak-ku untuk bercermin pada mereka sebagai pendahulu. Para Rasul, para orang kudus yang lain, para pemimpin sosial politik yang berjuang secara murni seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandi dan Martin Luther King, Jr, dst. Tidak seperti jabatan politis sosial yang sarat kepentingan, sebagai imam, saya harus NETRAL. Saya mengandalkan Roh Kudus dalam karya apapun kelemahan dan kerapuhanku. Saya tidak perlu bersandar manja pada siapa pun pemimpin sipil. Saya mesti berusaha membangun integritasku secara spiritual dengan berusaha untuk konsisten dengan OPSI yang saya sudah buat: option for the poor. Segala sarana yang saya dapat dari kemurahan Tuhan semisal alat-alat transportasi, mestinya saya gunakan untuk pelayanan kasih. Ya, kedengaran sangat ideal dan bahkan menantang. Namun, semua yang berhubungan dengan pelayanan, baik di dalam lingkungan agama/spiritual maupun sosial kemasyarakatan, mestinya demikian.
@ Oleh karena itu, doamu semua bagi kami para pelayan Firman khususnya kaum berjubah dan kaum tertahbis. Biarlah, karena keterpilihan kami oleh Rahmat Tahbisan dan Janji-janji Suci, kami rela turun dan mengasihi mengangkat yang kecil, hina dan marginalized, dengan konsekuensi kami siap mandi debu dan lumpur. Saya sadar, banyak faktor dalam diriku yang membuat aku terkadang jatuh dan tergiur oleh tawaran nikmat dunia, namun tetaplah mendoakanku (kami) untuk bangkit dan terus melayani dalam kasih. Kita tetap saling medoakan🙏🙏🙏🙏 My warm greetings from Langgur, tanah tempat tumpah
darah Para Martir❤❤❤Have a blessed weekend….
Related Posts
- BERSATU DALAM KASIH YESUS
- HIDUP DALAM PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN
Jumat, 06 Mei 2022Bac. I : Kis. 9 : 1 - 20Injil : Yoh. 6…
- KASIH MEMBERI PENGHARAPAN DALAM KESENGSARAAN
DAILY WORDS, MINGGU, 15 MEI 2022PEKAN PASKAH VBY RP. PIUS LAWE, SVD BACAAN I :…
Archives
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
Categories
- APP 2025
- banda naira
- Beranda Nuhu Yuut
- berita dari kei kecil
- berita duka
- Berita Keuskupan
- BKSN
- Bulan Liturgi Nasional
- Daily Words
- Downlaod
- ekaristi
- Embun Pagi
- Filsafat
- Frits H. Pangemanan
- Hari Lahir Kota Ambon
- HUT Episkopal
- Jumaat Agung
- Kamis Putih
- Katedral Ambon
- Kepausan
- Kevikepan Kei Kecil
- Kevikepan KKT/MBD
- Kevikepan Kota Ambon
- Kevikepan seram
- Kewikepan Seram
- kolese Joannes Aerts Kei Besar
- Kolose Andreas Sol
- Kolose YPKKA
- Komisi Kateketik
- Komisi Kepemudaan
- Komisi Kitab Suci
- komisi liturgi
- Komisi Pendidikan
- Komisi Seminari
- Kompasiana
- KOMSOS
- Kronik
- Kuasi Paroki Wowonda
- kunjungan kanonik
- Kunjungan Uskup
- Kuria MAM
- KWI
- LAPORAN MUSPASPAS
- mahasiswa katolik
- malaysia
- mars projo
- misa krisma
- Misionaris Marauke
- MUSPASPAS 2024
- MUSPASPAS2024
- OFM
- OMK
- Opini
- Paroki
- Paroki Passo
- Paroki Pinggiran
- Paroki St. Mathias Saumlaki
- Pesan Natal
- Prapaskah
- Rapat Kuria
- Refleksi Pastoral
- Rekoleksi
- Rekoleksi Para Imam
- Renungan
- rumah unio langgur
- satucintaseribusenyum
- Sejarah Kota Ambon
- Sejenak Sabda
- SEKAMI
- sekami
- Stasi Banda Neira
- STFSP-Pineleng
- STPAK Ambon
- Surat Gembala
- Tahun Yubelium
- Tri Hari Suci
- unio projo
- Uskup Seno Ngutra
- Vatikan
- Wilayah
- Wilayah Aru
- Wilayah Buru
- Wilayah Kei Besar
- Wilayah Kei Kecil
- Wilayah Kota Ambon
- Wilayah KTT
- wilayah malut
- Wilayah Talimas
- wisata rohani airlow
- YPKKA