Category: Embun Pagi
MELIHAT DENGAN HATI DAN MEMILIKI HATI YANG MENDENGARKAN
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESelasa, 26 Juli 2022Pekan Biasa XVIIInjil : Mat. 13 : 16 – 17 Harusnya kita bersyukur karena Tuhan menganugerahkan mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar. Tuhan berfirman pagi ini; “Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.” ( Mat. 13 : 16 ) Namun dalam kenyataannya kadang
Manglusi: Ada Keramahan dan Cinta dari surga
Ocsar Wilde, seorang novelis terkenal asal Irlandia di era Victoria mengungkapan kata-kata bijak ini: “Siapa pun bisa bersimpati pada penderitaan temannya, tetapi perlu sifat mulia untuk bersimpati pada kesuksesan temannya.” Novelnya yg penuh inspirasi, “The Importance of Being Earnest” menegaskan pentingnya menyadari keberadaan kita. Refleksi yang berangkat dari kenyataan hidup being kita bukan dari halusinasi
KERINDUAN TERDALAM SEORANG IBU UNTUK ANAKNYA
Sebuah Catatan kecil mengiringi Santap Siangmu Seorang Ibu ( Mama ) selalu menginginkan hal terbaik untuk anaknya. Ini pun yang dilakukan oleh ibu Yohanes dan Yakobus ketika bertemu dengan Yesus, ” Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”
MENDAPATKAN KEBESARAN DAN KELUHURAN JIWA
_Senin, 25 Juli 2022_ *Pekan Biasa XVII* Injil : Mat. 20 : 20 – 28 Pangkat, harta dan uang adalah ukuran kepemilikan seseorang, namun kebesaran dan keluhuran jiwa seseorang lebih ditentukan oleh kerelaan seseorang untuk melayani sesamanya apa pun pangkat dan kedudukannya. Tentang ukuran kebesaran dan keluhuran jiwa seseorang Tuhan berfirman pagi ini,*“Barangsiapa ingin menjadi
MEMOHON SAMBIL BERJUANG
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEMinggu, 24 Juli 2022Pekan Biasa XVIIInjil : Luk. 11 : 1 – 13 Medali hanya pantas diberikan kepada pemenang, tapi semua peserta lomba layak mendapatkan penghargaan atas partisipasi mereka. Demikian pun kita semua diberi ruang dan waktu untuk berjuang menggapai cita-cita kita di dunia ini, maka tetaplah yakin bahwa
CEPATLAH BERTOBAT SEBELUM TERLAMBAT
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESabtu, 23 Juli 2022Pekan Biasa XVIInjil : Mat. 13 : 24 – 30 Allah mengizinkan kita hidup di dunia ini dengan kebebasan kita untuk memilih entahkah menjadi gandum ( baik ) atau jahat ( lalang ). Namun satu yang pasti bahwa di akhir hidup, lalang ( yang jahat )
CINTA TUHAN MENGUBAH HIDUPKU
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEJumat, 22 Juli 2022Pekan Biasa XVIInjil : Yoh. 20 : 1. 11 – 18Pada Pesta Sta. Maria Magdalena . Dari pengenalan yang dalam, lahirlah cinta. Dan ketika kita merasa dicintai oleh seseorang maka kita pun akan diubah dan berubah demi mempertahakan cinta itu. Maria Magdalena pun mengalami cinta yang
MENJADI PELIHAT DAN PENDENGAR YANG BAIK
MATIUS: 13:10-17 Dalam Injil Matius secara khusus di pasal 13 ini ditampilkan banyak perumpamaan. Dimulai dari Perumpamaan tentang penabur, perumpamaan tentang lalang di antara gandum, perumpamaan tentang biji sesawi dan ragi, perumpamaan tentang harta terpendam dan mutiara yang berharga dan juga perumpamaan tentang pukat.Perumpamaan dalam KBBI adalah 1. Yang menjadi contoh (persamaan, perbandingan dengan yang
TIDAK MAU BERUBAH KARENA BEBAL HATI
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEKamis, 21 Juli 2022Pekan Biasa XVIInjil : Mat. 13 : 10 – 17 Sifat bebal menyebabkan seseorang tidak paham akan apa yang dijelaskan kepadanya bahkan bersikap acuh tak acuh terhadap apa yang penting dalam hidup. Yesus pun mencela sikap orang-orang sesamannya yang tidak mau berubah dan bertobat karena sikap
BERKAT TUHAN TETAP TERCURAH, TAPI KADANG KITA SENDIRI YANG TIDAK PANTAS MENERIMANYA
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISERabu, 20 Juli 2022Pekan Biasa XVIInjil : Mat. 13 : 1 – 9 Allah sangat bersikap adil kepada kita semua; entah orang baik maupun orang jahat. Buktinya hujan dan terik matahari terberi kepada semua orang; nafas hidup dan rezeki hidup pun dilimpahkan kepada semua. Cuma yang membedakan adalah usaha
