Catatan Lepas Kegiatan Live In Paroki Taliabu

Bagikan kepada teman-teman anda ....

Oleh: _Guiseppe Paolo Laiyan_

Mendengar dan mengetahui bahwa akan datang para calon Katekis yang ber-live in di paraki santo Thomas Rasul Taliabu dalam hati kecilku bersyukur, karena paroki ini lambat laun semakin diperhatikan.
Dan pada 14 Juli 2022, saat 10 calon Katekis, 1 Frater dan 2 Diakon tiba di Bobong, antusias itu semakin terasa. Umat di pusat paroki dan stasi2 yang akan menjadi tempat live in sungguh bersemangat dan bahagia menyambut kedatangan mereka. Bahkan stasi2 di pesisir selatan yang tidak kebagian, karena alasan laut selatan yang berombak, merasa “cemburu” akan penempatan para rombongan live in. Hal itu wajar, karena ada kerinduan akan tenaga pastoral.
Ada beberapa hal positif yang bisa diambil:

1. Kehadiran rombongan ini membawa sebuah nuansa baru, mudah2an perubahan yàng lebih baik dalam kehidupan iman.

2. Khusus untuk TPE baru, ada sosialisasi yang intens dan pengajaran doa2 dan lagu2 yang memadai serta lagu dan gerak ala sekami. Kiranya itu dapat berkesinambungan dan jangan sampai hanyà saat live in saja.

3. Live in menjadi ajang bagi para calon katekis untuk belajar, belajar untuk menjadi seorang katekis yang handal nanti, bukan menjadi katekis melang. Kepada para calon katekis kami katakan bahwa inilah saat untuk belajar, karena kt belajar nukan untuk nilai tetapi untuk hidup. Mereka hendaknya membangun semangat solider dan kepekaan di tengah umat: mengàlami, merasakan dan hidup seperti yang umat hidupi.

4. Selaku pejabat Bimas Katolik kami sangat mendukung dan merasa antusian dengan kegiatan live in, karena membimbing masyarakat Katolik dengan bahasa agama Katolik adalah tugas kami dan kami meraSa terbantu akan kehadiran rombongan live in di Kab. Pulau Taliabu ini.

5. Kepada adik2 yang sudah mengalami dan merasakan nuansa Taliabu, kami senantiasa membuka pintu dan menerima dengan senang hati, jika saatnya nanti, setelah menyelesaikan studimu, Taliabu selalu membuka tàngan akan kedatanganmu untuk melayani di tempat ini, bukan lagi sebagai calon katekis§ tetapi sebagai seorang katekis yang handal di sini.

Akhirnya, selamat ya, tiba lagi di Ambon. Selamat berjuang dalam studi dan semoga sukses. Belajarlah menjadi katekis yàng handal, bukan katekis melang.
Kepada para diàkon, selamat juga, semoga dengan hidup di tengah umat yang kecil, semakin menguatkan niat, tekad dan keputusan untuk menjadi imam nanti.
Akhirnya……

Pantai Dupa di Taliabu
Nama khasnya Pasir Anjing
Pengalaman live in Taliabu
Jadi katekis handal, bukan melang.

#InoJou
#DucInAltum
#SatuCinta1000Senyum
#ParokiTaliabu
#KemenagTaliabu