EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Selasa, 13 Februari 2024
Hari Biasa
Injil : Mrk. 8 : 14 – 21

”Akibat kepentingan sesaat maka kita rela dan sengaja membutakan mata, menutup telinga dan melumpuhkan hati nurani sehingga berpihak kepada kesalahan dan kejahatan.”
Gonjang ganjing dan kegaduhan politik menjelang pemilu esok menyisikan sesuatu yang sangat mengerikan dari aspek kemanusiaan yakni buta dan tumpuknya hati nurani. Betapa tidak demi kepentingan sesaat bahkan bersikap fanatik buta sebagian orang berpihak pada calon yang buruk dalam rekam jejak mereka. Memang tidak ada yang sempurna, namun kiranya peringatan Romo Magnis Suseno ini: “Dalam pemilu kita berjuang untuk tidak mengizinkan orang jahat berkuasa.”
Dalam kenyataannya, terlihat jelas bahwa banyak orang terkena teguran Yesus pagi ini:“Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar?”( ayat 18 )
Karena itu, menjadi bahan permenungan bagi kita di pagi ini yakni:
1) Hendaklah setiap orang menggunakan panca indra yang Tuhan ciptakan dan berikan kepadanya sesuai dengan fungsinya;
2) Jangan karena demi kepentingan sesaat atau tergiur dengan bujuk rayuan, lalu Anda membutakan mata dan menumpulkan daya kritis hati nuranimu;
3) Tetaplah mempertahankan kebenaran, keadilan dan kejujuran sekali pun semua orang meninggalkanmu.
Ingatlah bahwa betapa mengerikan hidup ini bila kita yang sehat membiarkan mata kita buta, telinga kita tuli dan mulut kita bisu terhadap kebenaran, keadilan dan kejujuran. Bila ini terjadi pada diri kita maka itulah saatnya hati nurani kita telah mengalami kelumpuhan dan ketumpulan.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )