(Kis.13:13-25; Yoh. 13:16-20) Sebenarnya, setelah Yudas, peristiwa pengkhianatan itu sudah selesai. Tidak ada lagi yang…
MENGEJAR “YANG KEKAL”
DAILY WORDS, JUMAT, 17 JUNI 2022
PEKAN BIASA XI
BY RP. PIUS LAWE, SVD
BACAAN I : II RAJ 11: 1-4.9-18.20
MAZMUR : MZM 132: 11-12.13-14.17-18
INJIL : MAT 6: 19-23
@ Atalya, ibu dari raja Ahazia, ternyata melakukan kekeliruan yang fatal. Dia mengira, kekuasaan di dunia ini menjamin kebahagiaan, kesejahteraan dan keabadian. Kekeliruan ìni menggiring dia untuk memanipulasi proses demi terwujudnya ambisi pribadinya untuk berkuasa. Dia berusaha membinasakan seluruh keturunan raja. Namun Allah bekerja dengan cara yang ajaib. Yoas, putera raja diculik dari tengah-tengah putera-putera raja yang hendak dibunuh. Dalam perjalanannya, kekuasaan yang diperoleh secara manipulatif akhirnya lenyap. Atalya yang berkuasa selama kurang lebih enam tahun, dibunuh.
@ Terlihat jelas, perihal KEKUASAAN yang bersifat sementara ini ternyata sungguh menarik perhatian banyak orang untuk berusaha meraihnya bahkan dengan cara yang tidak halal dan tidak pantas. Satu realita yang tidak dapat dipungkiri adalah “dimana ada kekuasaan, di sana ada perebutan harta kekayaan dunia. Atau sebaliknya, di mana ada uang atau harta kekayaan, di sana ada KEKUATAN/ KEKUASAAN. Power can bring money-money can create power. Namun, sekali lagi, kekuasaan yang diperoleh secara tidak halal bakal musnah bahkan secara tak bermartabat. Kalau demikian, apa yang seharusnya kita cari atau kejar? Mari belajar dari Atalya dalam cerita kitab Raja-raja.
@ Tentang hal di atas, Yesus menegaskan dengan jelas tentang HATI & HARTA. Di mana hartamu berada, di situ hatimu pun berada. Oleh karena itu, kita mesti berwaspada agar hati kita tidak terpaut pada sesuatu yang bersifat sementara. Yesus mengajak kita untuk mengarahkan diri pada HARTA YANG TAK DAPAT MUSNAH. Kalau pun kita dikaruniai Allah harta yang dapat punah, pergunakanlah itu untuk mendekatkan diri kita pada Allah dan pada sesama. Karena ketika hati kita terpaut harta duniawi, segala cara akan kita lakukan hanya untuk meningkatkan keuntungan sebanyak- banyaknya dan hati kita pun akan lebih terarah pada upaya untuk melindungi atau mengamankan harta duniawi teesebut. Dengan sendirinya mata hati kita menjadi BUTA oleh segala yang bersifat sementara dan apa yang bersifat kekal menjadi kabur bahkan tak kelihatan di hadapan kita.
@ Marilah kita saling mendoakan agar hati kita diliputi kerinduan yang mendalam akan harta surgawi yang tak akan pernah lekang oleh bergulirnya waktu. Harta surgawi itu adalah cinta kasih, damai dan pengampunan. Semoga cinta, damai dan pengampunan menjadi sesuatu yang kita rindukan dan kita perjuangkan. Mari mengejar HARTA YANG KEKAL. Have a wonderful evening, filled with love and compassion. Good night to you all❤❤❤🙏🙏🙏
Related Posts
- Sebagai orang yang diutus
- SENJATA YANG PALING AMPUH
DAILY WORDS, SENIN, 13 JUNI 2022PEKAN BIASA XPW ST. ANTONIUS DARI PADUABY RP. PIUS LAWE,…
- "KESADARAN" YANG MEMBEBASKAN
DAILY WORDS, SELASA, 28 JUNI 2022PEKAN BIASA XIIIBY RP. PIUS LAWE, SVD BACAAN I :…
Archives
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
Categories
- APP 2025
- banda naira
- Beranda Nuhu Yuut
- berita dari kei kecil
- berita duka
- Berita Keuskupan
- BKSN
- Bulan Liturgi Nasional
- Daily Words
- Downlaod
- ekaristi
- Embun Pagi
- Filsafat
- Frits H. Pangemanan
- Hari Lahir Kota Ambon
- HUT Episkopal
- Jumaat Agung
- Kamis Putih
- Katedral Ambon
- Kepausan
- Kevikepan Kei Kecil
- Kevikepan KKT/MBD
- Kevikepan Kota Ambon
- Kevikepan seram
- Kewikepan Seram
- kolese Joannes Aerts Kei Besar
- Kolose Andreas Sol
- Kolose YPKKA
- Komisi Kateketik
- Komisi Kepemudaan
- Komisi Kitab Suci
- komisi liturgi
- Komisi Pendidikan
- Komisi Seminari
- Kompasiana
- KOMSOS
- Kronik
- Kuasi Paroki Wowonda
- kunjungan kanonik
- Kunjungan Uskup
- Kuria MAM
- KWI
- LAPORAN MUSPASPAS
- mahasiswa katolik
- malaysia
- mars projo
- misa krisma
- Misionaris Marauke
- MUSPASPAS 2024
- MUSPASPAS2024
- OFM
- OMK
- Opini
- Paroki
- Paroki Passo
- Paroki Pinggiran
- Paroki St. Mathias Saumlaki
- Pesan Natal
- Prapaskah
- Rapat Kuria
- Refleksi Pastoral
- Rekoleksi
- Rekoleksi Para Imam
- Renungan
- rumah unio langgur
- satucintaseribusenyum
- Sejarah Kota Ambon
- Sejenak Sabda
- SEKAMI
- sekami
- Stasi Banda Neira
- STFSP-Pineleng
- STPAK Ambon
- Surat Gembala
- Tahun Yubelium
- Tri Hari Suci
- unio projo
- Uskup Seno Ngutra
- Vatikan
- Wilayah
- Wilayah Aru
- Wilayah Buru
- Wilayah Kei Besar
- Wilayah Kei Kecil
- Wilayah Kota Ambon
- Wilayah KTT
- wilayah malut
- Wilayah Talimas
- wisata rohani airlow
- YPKKA