EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA LANGGUR KEI KECIL, TANAH PARA MARTIRMinggu, 18 Desember 2022Minggu Advent…
YUDAS TALIABU INGIN MEMULIHKAN NAMA BAIK
“Dibuang Sayang dari Kunjungan Kanonik Mgr. Inno di Pulau Taliabu, Maluku Utara”

Setelah tertunda selama 2 jam akhirnya kami pun bertolak dari Pulau Sanana ke pulau Taliabu dengan speedboat Pemda kepulauan Sula, yang berkekuatan mesin 750 PK pada pukul 16.30 WIT.
Penjemputan yang direncanakan diadakan pada pukul 17.00 WIT molor sampai pukul 19.30 dalam kegelapan malam karena ketiadaan listrik di desa Kawadang, yang akan menjadi tempat bermalam kami.
Setelah santapan malam, kami pun bersiap untuk misa Kudus bersama umat kecil di stasi itu pada pukul 20.30 WIT. Acara pun dilanjutkan dengan ceremoni, yang diisi dengan atraksi anak-anak SEKAMI. Walaupun raga terasa lelah, mata pun sudah tidak kompromi, namun kami harus bertahan mengikuti acara tersebut, karena tidak mau mengecewakan anak-anak yang sudah mempersiapkan acara ini berbulan-bulan lamanya dengan seragam mereka yang berwarna-warni ala anak-anak. Acara pun berakhir pada pukul 00.00 WIT.
Yang menarik dari kunjungan hari pertama di stasi Kawadang adalah kisah seorang opa yang bernama YUDAS. Katekis Volunteer yang bertugas di stasi tersebut mengumumkan kepada bapa-bapa agar segera mendaftar untuk membawa tandu yang akan diduduki oleh Uskup ketika turun dari speedboat.
Opa Yudas segera mendaftar diri walaupun kekuatan fisiknya sudah melemah. Mungkin si Opa Yudas berpikir bahwa inilah kesempatan untuk memulihkan nama baik si Yudas Iskariot yang dulu menjual Yesus, Sang Guru.
Ketika melihat kondisi fisik si Opa Yudas,
- Katekis lalu berkata: “Opa YUDAS, Ngana tara boleh ( Opa Yudas tidak boleh ) menjadi anggota regu penandu Bapa Uskup.”
- Opa Yudas kecewa dan bertanya kepada katekis: “Kiapa kita tara boleh tandu Bapa Uskup?” ( Kenapa saya tidak diizinkan menandu Bapa Uskup? )
- Jawab Katekis: “Sedangkan dulu saja Ngana jual Tuhan Yesus, apalagi cuma Uskup! Ngana bisa kase jatuh Antua.” ( Sedangkan dulu saja engkau menjual Tuhan Yesus, apalagi cuma Uskup; Engkau mungkin akan menjatuhkan beliau )
Si Katekis bercanda ketika melontarkan kata-kata itu, tapi bagi Opa Yudas, kesempatan itu mungkin tak terulang kembali, maka ia pun memberanikan diri untuk hanya menyentuh tandu yang diduduki oleh Uskup, karena keyakinannya seperti si wanita yang sakit pendarahan: “Biar hanya kujamah jumbai jubah-Nya, aku akan sembuh.” Maka Opa Yudas pun menyentuh tandu itu, lalu pulang ke rumah dengan hati yang diliputi sukacita dan kegembiraan. Inilah iman orang-orang kecil yang jarang kita temui dalam diri kita orang moderen.
Aku pun berpamitan untuk beristirahat, sementara umat tetap berekreasi beberapa jam sebelum pulang beristirahat.
Nantikan kisah inspiratif selanjutnya
Salam, doa dan berkatku dari pulau Taliabu untukmu ( Mgr. INNO NGUTRA: Minnong – Duc In Altum )
You may also like
Related Posts
- MENJAGA NAMA BAIK ORANG LAIN
- CERDIK YANG MEMGHANCURKAN NAMA BAIK
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTAJumat, 10 November 2023Minggu Biasa XXXIInjil : Luk. 16…
- KETULUSAN HATI MENJAGA NAMA BAIK DAN MARTABAT ORANG LAIN
EMBUN ROHANI PAGI DARI KEUSKUPAN KENINGAU, SABAH - MALAYSIASelasa, 19 Maret 2024Hari Raya St. YOSEP,…
Archives
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
Categories
- APP 2025
- banda naira
- Beranda Nuhu Yuut
- berita dari kei kecil
- berita duka
- Berita Keuskupan
- BKSN
- Bulan Liturgi Nasional
- Daily Words
- Downlaod
- ekaristi
- Embun Pagi
- Filsafat
- Frits H. Pangemanan
- Hari Lahir Kota Ambon
- HUT Episkopal
- Jumaat Agung
- Kamis Putih
- Katedral Ambon
- Kepausan
- Kevikepan Kei Kecil
- Kevikepan KKT/MBD
- Kevikepan Kota Ambon
- Kevikepan seram
- Kewikepan Seram
- kolese Joannes Aerts Kei Besar
- Kolose Andreas Sol
- Kolose YPKKA
- Komisi Kateketik
- Komisi Kepemudaan
- Komisi Kitab Suci
- komisi liturgi
- Komisi Pendidikan
- Komisi Seminari
- Kompasiana
- KOMSOS
- Kronik
- Kuasi Paroki Wowonda
- kunjungan kanonik
- Kunjungan Uskup
- Kuria MAM
- KWI
- LAPORAN MUSPASPAS
- mahasiswa katolik
- malaysia
- mars projo
- misa krisma
- Misionaris Marauke
- MUSPASPAS 2024
- MUSPASPAS2024
- OFM
- OMK
- Opini
- Paroki
- Paroki Passo
- Paroki Pinggiran
- Paroki St. Mathias Saumlaki
- Pesan Natal
- Prapaskah
- Rapat Kuria
- Refleksi Pastoral
- Rekoleksi
- Rekoleksi Para Imam
- Renungan
- rumah unio langgur
- satucintaseribusenyum
- Sejarah Kota Ambon
- Sejenak Sabda
- SEKAMI
- sekami
- Stasi Banda Neira
- STFSP-Pineleng
- STPAK Ambon
- Surat Gembala
- Tahun Yubelium
- Tri Hari Suci
- unio projo
- Uskup Seno Ngutra
- Vatikan
- Wilayah
- Wilayah Aru
- Wilayah Buru
- Wilayah Kei Besar
- Wilayah Kei Kecil
- Wilayah Kota Ambon
- Wilayah KTT
- wilayah malut
- Wilayah Talimas
- wisata rohani airlow
- YPKKA