MURTAD KARENA SEPENGGAL CINTA, SEKEPING DUIT DAN SEBUAH JABATAN

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTA
Jumat, 28 Juli 2023
Minggu Biasa XVI
Injil : Mat. 13 : 18 – 23

Tentunya semua orang ingin selamat di akhir hidupnya, namun sayangnya tidak semua dapat memilih jalan yang tepat untuk mencapai keselamatan itu. Yesus adalah Sang Penyelamat, dan Ia mendirikan Gereja-Nya sebagai sarana keselamatan, namun sayangnya ada saja alasan bagi pribadi tertentu untuk mengambil jalan dan cara lain yang hanya menyenangkan dirinywla sesaat di dunia ini, tapi menyengsarakannya di akhirat kelak.

Di antara banyaknya alasan untuk meninggkan iman akan Yesus dan Gereja-Nya, maka kiranya ada 3 yang populer yakni; Cinta ( pernikahan ), uang/harta dan jabatan.

Terhadap mereka yang menerima Yesus dan Gereja-Nya tapi kemudian meninggalkannya, Yesus bersabda; ” Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

Karena itu, pagi ini kudatangi para sahabat dan mengingatkanmu; ” Janganlah seperti Yudas Iskariot yang hanya karena 30 keping perak rela menjual Yesus. Tapi korbankanlah apa yang Anda miliki demi kemuliaan Yesus maka di akhirat engkau mendapatkan mahkota keselamatan.

Selamat beraktivitas untuk para sahabat

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )