EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Jumat, 29 Maret 2024
JUMAT AGUNG: Puasa dan Pantang
Injil : Yoh. 19 : 1 – 19. 42

”Ingatlah bahwa hari ini ada seorang pribadi yang akan rela mati untuk melunasi hutang dosa kita dengan darah-Nya sendiri. Dialah Yesus, Tuhan kita.”
Maka inti dari perayaan Jumat Agung ini adalah:
- Mengenang sengsara Tuhan: Yesus rela disiksa, difitnah, dicemooh, dicambuk, dipaku dan ditikam agar kita jangan melakukan perbuatan yang sama kepada orang lain. Cukup sudah deritanya agar kita tidak menyengsarakan orang lain;
- Mengenang wafat Tuhan: Yesus rela mati demi menebus dosa-dosa. Hutang dosa kita tidak dibayar dengan emas atau perak, melainkan oleh darah-Nya sendiri;
- Cinta lupa diri-Nya demi jiwamu: Kerelaan-Nya untuk menderita dan mati adalah ungkapan cinta sejati. Cinta yang tidak berpusat pada diri-Nya tapi pada engkau dan aku;
- Pengorbanan diri; Cinta sejati membutuhkan pengorbanan. Di titik inilah tidak semua orang bisa melakukannya, tapi Yesus membuktikan diri-Nya bahwa Dia tidak hanya merangkai kata, melainkan membuktikan cinta-Nya kepadamu lewat pengorbanan-Nya;
Akhirnya jika Ia telah menumpahkan darah-Nya untuk engkau dan aku maka jangan kita saling menumpahkan darah melainkan saling menghidupi agar hanya ada damai dan kebahagiaan di dunia ini.
Selamat Merenungkan Sengsara dan Wafat Tuhan untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )