indobet365

login idb365

www.altcoinsidekick.com

https://www.wilsonhauscoffee.com/

link idb365

https://www.batidaperfeita.com/

www.wilsonhauscoffee.com

situs bola

www.pizzeriapinocchio.com

idb365 login

lapkv

link lapkv

login lapkv

situs lapkv

la pkv

la pkv games

link login lapkv

situs resmi lapkv

link resmi lapkv

agen resmi lapkv

situs bbm88

bbm88 bola

bbm88 sbobet

bbm88 parlay

bbm88 parlay

link bbm88 parlay

login bbm88

link bbm88

idb365.org idb365.blog idb365.com bbm88 sports bbm88 bbm88.com link bbm88 bcaqq.com laliga365 bcaqq mataqq.tattoo fintexpress botakqq lapkv.org lapkv aprin profile
socialhousegrmi.com ferrislxa.org hugthehomies.com goldencoastconnoisseur.com vondetteroofingmi.com jvreality.in tank.orchidwine.com.au fcthighcourt.gov.ng smp-mariaimmaculatatangerang.com anpfa.org.np rethydevi.com cellmatiq.com bryceninternational.com.np evergreenpp.com.np jewellersnanabhai.com bowlofpiquancy.in b-square.in detailingpro.ru smp-mariaimmaculatatangerang.com bioplasticartad.com
Sejenak Sabda – Keuskupan Amboina

Keuskupan Amboina

Duc In Altum

Sejenak Sabda


(Selasa, 02-12-2025)

Semoga kasih Allah memberkati kita selalu

Bacaan-Bacaan Liturgi
Hari Biasa, Pekan Adven I

Bac I: Yes 11:1-10
Bac Injil: Luk 10:21-24

Pesan Tuhan Hari Ini

Pertama, panggilan untuk bersyukur. Dalam injil kita mendengar bahwa Yesus bergembira dalam Roh kudus dan berkata: Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Dengan kata lain, Yesus tahu bahwa para murid dapat menjalankan misi bukan pertama-tama karena kekuatan mereka tetapi karena anugerah dari Allah sehingga Yesus bersyukur kepada Allah Bapa. Para murid dapat menaklukan setan-setan bukan pertama-tama karena mereka mampu tetapi karena rahmat Allah yang turun atas mereka. Sehingga dengan cara Yesus yang bergembira dalam roh kudus dan bersyukur kepada Allah Bapa, kita pun dipanggil untuk senantiasa bersyukur atas segala rahmat yang telah diberikan kepada kita. Kita dipanggil untuk menyadari bahwa kita memperoleh kehidupan karena Rahmat Allah. Allah menciptakan kita dan kita dapat bertahan hidup hingga saat ini karena rahmat Allah dalam hidup kita. Kita pun saat ini dapat mengatasi berbagai tantangan dan masalah dalam hidup kita karena kasih karunia Allah yang ada dalam diri kita. St. Agustinus menekankan pengakuan akan kebaikan dan rahmat Allah sebagai dasar dari rasa syukur. “Ya Allahku, biarlah aku mengingat dengan rasa syukur dan mengaku kepada-Mu rahmat-Mu kepadaku.” St. Teresa dari kalkuta mengatakan Yesus tidak menuntut tindakan besar dari kita tetapi hanya penyerahan diri dan rasa syukur.” St. Gianna beretta molla mengatakan “Rahasia kebahagiaan adalah hidup dari waktu ke waktu dan berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang Dia kirimkan kepada kita setiap harinya.”

Poin Kedua adalah panggilan untuk membangun kerendahan hati. Hal ini penting karena Allah berkenan bagi orang yang rendah hati dan bukan orang yang sombong. Dalam injil, Yesus bergembira dalam Roh kudus dan berkata: Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Dengan kata lain, Yesus mau menekankan bahwa Rahmat Allah itu mengalir kepada orang yang rendah hati atau yang digambarkan dalam injil sebagai orang-orang kecil karena mereka adalah orang-orang yang bersikap sederhana, para murid yang mau rendah hati dan mengandalkan Allah sepenuhnya seperti seorang anak kecil yang berharap pada orangtuanya. Mereka menyadari keterbatasan dan kebutuhan mereka akan Rahmat Allah. Sedangkan orang yang digambarkan sebagai orang bijak dan pandai adalah istilah yang pada zamannya sering merujuk pada mereka yang merasa diri sudah cukup tahu, para ahli taurat, orang farisi, atau mereka yang hanya mengandalkan kecerdasan dan status sosial mereka untuk memahami hal-hal Rohani. Kesombongan menghalangi mereka sehingga Rahmat Allah tersembunyi bagi mereka.
Oleh karena itu, marilah kita berusaha untuk senantiasa membangun kerendahan hati dalam relasi dengan Tuhan dan sesama. Dan bukan kesombongan yang menjauhkan kita dari Tuhan dan sesama. Ingat selalu bahwa kerendahan hati yang sejati adalah jalan keselamatan dan pintu gerbang menuju kasih karunia, yang memampukan kita untuk melayani dalam kesederhanaan dan ketulusan. St. Agustinus mengatakan “Jalan menuju Kristus adalah yang pertama kerendahan hati, yang kedua adalah kerendahan hati, yang ketiga adalah kerendahan hati. Santo Padre Pio mengatakan setan takut dan gemetar di hadapan jiwa-jiwa yang rendah hati. Para murid Yesus pun mampu menaklukan setan karena mereka adalah orang-orang yang rendah hati. Mereka adalah orang-orang kecil yang selalu mengandalkan Allah. Semoga kita pun selalu rendah hati, rendah hati dan rendah hati di hadapan Allah dan sesama. Dan jangan suka untuk menyombongkan diri karena kesombongan hanya akan menjauhkan kita dari Rahmat Allah dan membuat kita sulit untuk harmonis dengan orang lain, selalu hidup dalam kecemasan, stres dan ketakutan yang berlebihan.

Marilah berdoa
Ya Allah berkatilah kami agar kami senantiasa hidup dalam rasa syukur dan kerendahan hati

Salam kasih dan doa ,
RD Domincs Baldawins Masriat

wpChatIcon