indobet365

login idb365

www.altcoinsidekick.com

https://www.wilsonhauscoffee.com/

link idb365

https://www.batidaperfeita.com/

www.wilsonhauscoffee.com

situs bola

www.pizzeriapinocchio.com

idb365 login

lapkv

link lapkv

login lapkv

situs lapkv

la pkv

la pkv games

link login lapkv

situs resmi lapkv

link resmi lapkv

agen resmi lapkv

situs bbm88

bbm88 bola

bbm88 sbobet

bbm88 parlay

bbm88 parlay

link bbm88 parlay

login bbm88

link bbm88

idb365.org idb365.blog idb365.com bbm88 sports bbm88 bbm88.com link bbm88 bcaqq.com laliga365 bcaqq mataqq.tattoo fintexpress botakqq lapkv.org lapkv aprin profile
socialhousegrmi.com ferrislxa.org hugthehomies.com goldencoastconnoisseur.com vondetteroofingmi.com jvreality.in tank.orchidwine.com.au fcthighcourt.gov.ng smp-mariaimmaculatatangerang.com anpfa.org.np rethydevi.com cellmatiq.com bryceninternational.com.np evergreenpp.com.np jewellersnanabhai.com bowlofpiquancy.in b-square.in detailingpro.ru smp-mariaimmaculatatangerang.com bioplasticartad.com
MEMAHAMI DOA YESUS DALAM KACA MATA INKLUSIVITAS MISI PAULUS(EKSPRESI CINTA TANPA SEKAT) – Keuskupan Amboina

Keuskupan Amboina

Duc In Altum

MEMAHAMI DOA YESUS DALAM KACA MATA INKLUSIVITAS MISI PAULUS(EKSPRESI CINTA TANPA SEKAT)

DAILY WORDS
BY RP. PIUS LAWE, SVD
RABU, 05 OKTOBER 2022
PEKAN BIASA XXVII

BACAAN I : Gal 2: 1 – 2. 7 – 14
MAZMUR : Mzm 117: 1.2
INJIL : Luk 11: 1 – 4

Inklusif dari kata bahasa inggris “inclusion”: pengikutsertaan/merangkul
Ekslusif dari kata bahasa inggris “exclusion”: pemisahan/mengkhususkan diri

@ Selamat malam para penikmat Daily Words yang budiman di segala penjuru.…Semoga kasih karunia Tuhan senantiasa turun ke atas kita sekalian yang selalu berharap di dalam nama-Nya. Malam ini, sebagaimana kecenderungan saya untuk melihat konektivitas doa-doa liturgi dan bacaan-bacaan dalam satu perayaan liturgis, saya coba menggali isi “doa Bapa Kami” secara literer dan sederhana dalam kaca mata “misi” Paulus yang inklusif (terbuka-merangkul-mengikutsertakan).

@ Mencermati surat Paulus yang ditulisnya dengan lugas kepada jemaat di Galatia, kita dapat memahami “prinsip” yang ia pegang di dalam karya pewartaan Injil. Misi Paulus sangat, yaitu bergerak keluar dari kungkungan adat Yahudi. Dia bergerak keluar dari anggapan bahwa Injil itu hanya untuk “orang bersunat”. Dia juga menentang apabila segala kewajiban yang diberlakukan bagi orang Yahudi (bersunat) diberlakukan pula bagi orang-orang tak bersunat. Paulus sungguh membuat injil itu bersifat INKLUSIF. Injil tidak memaksa orang yang bukan Yahudi untuk harus mengikuti semua tata cara budaya dan agama Yahudi. Tidak semua hal harus diberlakukan. Hanya dalam hal-hal tertentu atau dalam nilai-nilai yang bersifat kristiani universal. Injil atau Kabar Gembira mestinya MERANGKUL atau mengikutsertakan semua bangsa, golongan dan bahasa.

@ Terhadap nafas “inklusivitas” injil atau Kabar Sukacita ini, saya coba menghubungkannya dengan doa Bapa Kami, dan coba menganalisanya secara lurus. Yesus mengajarkan murid-murid-Nya berdoa demikian:
• Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu (datang kepada siapa; datang untuk siapa?; apakah Kerajaan-Nya datang untuk kelompok tertentu-suku tertentu-golongan tertentu?). Saya yakin, Yesus tidak bermaksud jika Kerajaan-Nya datang hanya untuk kalangan tertentu saja.
• Berilah kami setiap hari makanan secukupnya (siapa yang dimaksud dengan “kami”? Apakah hanya untuk “pemohon” atau untuk siapa saja? Yang pasti, permintaan akan makanan ini bukan untuk kelompok tertentu-suku tertentu-golongan tertentu, dst., namun untuk semua umat manusia.
• Ampunilah dosa kami (apakah dosa semua umat manusia atau hanya pendosa di kalangan Yahudi? Ataukah pendosa dari agama atau golongan tertentu saja? Tentu saja Yesus tidak bermaksud bahwa pengampunan dosa itu hanya untuk kelompok eksklusif semata.
• Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan (“kami” di sini juga tidak menjurus pada kelompok atau golongan tertentu. Allah menuntun semua orang yang menaruh iman kepada-Nya atau yang berharap kepada-Nya.

@ Yesus sesungguhnya tidak mengeksklusif-kan keselamatan itu hanya untuk golongan Yahudi. Kita perlu menggaris-bawahi apa yang Yesus katakan di dalam Mrk. 16: 15, “Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil” sebagai sebuah perintah yang bersifat inklusif. Yesus mengalamatkan warta keselamatan kepada “seluruh dunia” dan bukan hanya pada suku, golongan atau agama tertentu. Allah menawarkan keselamatan itu bagi semua umat manusia. Siapa yang menanggapi tawaran keselamatan Allah itu, dialah yang diperhitungkan Allah. Mengapa? Karena Allah sendiri telah memberi kebebasan bagi semua mahkluk. Setiap individu berhak menanggapi tawaran-Nya. Penolakan atas tawaran Allah sendiri bakal membawa konsekuensi bagi semua yang menolaknya.

@ Aplikasi praktisnya: mari kita saling mengasihi tanpa memilah-milah atau memilih dari mana seseorang berasal, entah dari status yang tinggi atau sebaliknya rendah, entah dari golongan ekonomi yang kuat atau lemah, entah berkulit hitam atau sawo matang dan putih, dst. Dengan mengasihi tanpa pandang latar belakang seseorang, kita sebenarnya sedang mewartakan Kabar Sukacita ke seluruh dunia – Kabar Sukacita yang bersifat inklusif. Mari kita saling mendoakan agar kita dapat mengasihi dengan tulus tanpa memperhitungkan syarat-syarat tertentu. Selamat malam semua, have a nice and joyful rest, have a nice dream. Warm greetings from Ambon manise………
😘😘😘🙏🙏🙏🙏

wpChatIcon