RD. Novly Mastiat
19 Agustus 2025
Tuhan tidak melarang orang untuk memiliki sejumlah materi(uang, harta, jabatan, dan materi lainnya). Kalau memangmateri itu diperoleh dengan ketulusan, maka itu adalah sebuahberkat. Apalagi, bila kita mau berbagi dan menolong orang lain, maka materi-materi itu sungguh menjadi sarana berkat. Namun, materi itu akan menjadi bencana bila kita mengukursegala sesuatu berdasarkan materi. Yesus mengatakan, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorangkaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melaluilobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalamKerajaan Allah” (Mat. 19:23-24). Yesus tidak sedangmenolak orang kaya, tetapi yang Yesus tekankan adalah hatiyang melekat pada harta atau materi. Ketika hati terkungkungdan terpenjara dengan materi, maka di situlah kelemahan dan dosa. Semakin kita melekatkan diri dan menjadikan diri sebagai hamba materi, uang, dan jabatan, maka kita justru membatasi diri terhadap rahmat Tuhan dan sesama. Kerendahan hati, hati yang terbuka dalam berbagi akan memudahkan kita untuk diterima oleh komunitas kita dan juga tentu Tuhan sendiri.









