*EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA RUSA MERAUKE* _Senin, 08 Agustus 2022_ Pekan Biasa XIX*Injil :…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA LABUHA, BACAN
Senin, 13 Agustus 2023
Minggu Biasa XVII
Injil : Mat. 17 : 22 – 27
Kadang kita harus rela berkorban demi kebahagiaan atau kesuksesan orang lain, walaupun mungkin itu bukan kewajiban kita. Secara bijak bisa dikatakan, jika kita tak mampu berbuat baik maka setidaknya jangan jadi batu sandungan bagi orang lain untuk menggapai sukses dan bahagia.
Maka Yesus pun melakukan tindakan pengorbanan ketika ditanyakan tentang soal pajak. Kepada Petrus, Ia berkata; “Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.” ( ayat 27 )
Karena itu, inilah yang harus kita miliki dalam hati dan diri kita, yakni;
1) Berkorban demi kesuksesan dan kebahagiaan, bahkan juga demi kesenangan orang lain adalah keutamaan hati seseorang;
2) Berjuanglah untuk tidak menjadi penghalang atau batu sandungan bagi orang lain dalam hidup terutama dalam usaha untuk mengapai sukses dan cita-cita mereka;
Akhirnya, sadarlah babwa melakukan kewajiban adalah jalan terbaik untuk mendapatkan hak-hak kita.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SAUMLAKI, KEPULAUAN TANIMBARJumat, 04 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil:…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEKamis, 03 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh.…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISERabu, 02 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh.…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESelasa, 01 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh.…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA MAKASARSenin, 31 Maret 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh. 4…
Yos. 5:9a,10-12; 2Kor. 5:17-21; Luk. 15:1-3,11-32 HM Prapaskah IV/Minggu, 30 Maret 2025 Kisah injil hari ini menggambarkan dengan luar biasa sikapseorang bapa yang begitu baik hati dan penuh pengampunanbagi anak-anaknya. Bapa ini tabah berhadapan denganketidakonsistenan anak-anaknya, penuh kasih dan pengampunan. Sosok seorang Bapa yang Yesus jelaskan dalaminjil mengajak kita untuk menyadari bahwa Allah sungguhmemilki kasih yang luar biasa hebat bagi manusia. Kita mungkinsudah menghabiskan banyak waktu menjauh dari Tuhan denganberbagai dosa, tetapi Allah akan lebih banyak lagi menawarkanpertobatan untuk kita. Kita mungkin sudah melupakan Tuhan100 kali, tetapi Allah akan memaafkan kita 200 kali. Misteri paskah adalah gambaran konkret dari Allah yang berbelas kasih. Yesus diutus untuk menyelematkan kita darisegala dosa kita, yang akan kita rayakan sepanjang pekan sucidan dipuncaki dengan perayaan kebangkitan Tuhan pada hariraya paskah adalah gambaran Allah yang penuh belas kasih. Misteri paskah ini menjadi ungkapan Allah…