Jika setiap gereja adalah rumah Tuhan, Bapa kita maka seharusnya gereja hendaklah menjadi tempat berteduh…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA CENDRAWASI JAYAPURA
Sabtu, 04 Februari 2023
Minggu Biasa IV
Injil : Mrk. 6 : 30 – 34
Beberapa tahun terakhir ini dan secara khusus selama 10 bulan menjadi Uskup, saya mengunjungi paroki dan stasi pinggiran. Ketika melihat kekurangan para Romo dan umat terpencil itu, saya selalu menyemangati mereka dengan berkata, ” Mari kita mencari jalan keluar bersama .” Atau kadang juga saya langsung membagi tugas, kalian mencari dan menanggung yang itu dan Uskup bagian ini. Dan syukur kepada Tuhan bahwa Tuhan menyediakan banyak orang baik termasuk Anda yang membaca renungan ini untuk mencukupi kekurangan umatku yang terpencil entahkah lewat bantuan material/bahan maupun uang.
Demikianlah yang terjadi dalam Injil hari ini bahwa apa yang kurang di tangan para murid yakni hanya 5 roti dan 2 ikan, ketika diserahkan ke tangan Tuhan maka akan menjadi berkelimpahan. Dituturkan, ” Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.” ( Mrk. 6 : 41 – 42 )
Apa syaratnya? Ikuti apa yang Tuhan minta darimu, Tetapi jawab-Nya: ” Kamu harus memberi mereka makan! ( Mrk. 6 : 37 )
Tuhan telah membuktikan penyertaan-Nya kepadaku karena ketika saya bertolak ke tempat yang lebih dalam, lebih pinggiran dan lebih terpencil menjumpai domba-domba Tuhan di sana maka Ia selalu menyediakan rumput yang hijau untuk mereka.
Bagaimana dengan Anda? Sudahkah memberi makan kepada yang lapar, obat kepada yang sakit, kekuatan kepada yang lemah dan harapan kepada yang putus asa? Anda sendirilah yang tahu jawabannya.
Selamat berakhir pekan untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua ( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SAUMLAKI, KEPULAUAN TANIMBARJumat, 04 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil:…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEKamis, 03 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh.…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISERabu, 02 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh.…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESelasa, 01 April 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh.…
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA MAKASARSenin, 31 Maret 2025Hari Biasa Pekan IV PrapaskahInjil: Yoh. 4…
Yos. 5:9a,10-12; 2Kor. 5:17-21; Luk. 15:1-3,11-32 HM Prapaskah IV/Minggu, 30 Maret 2025 Kisah injil hari ini menggambarkan dengan luar biasa sikapseorang bapa yang begitu baik hati dan penuh pengampunanbagi anak-anaknya. Bapa ini tabah berhadapan denganketidakonsistenan anak-anaknya, penuh kasih dan pengampunan. Sosok seorang Bapa yang Yesus jelaskan dalaminjil mengajak kita untuk menyadari bahwa Allah sungguhmemilki kasih yang luar biasa hebat bagi manusia. Kita mungkinsudah menghabiskan banyak waktu menjauh dari Tuhan denganberbagai dosa, tetapi Allah akan lebih banyak lagi menawarkanpertobatan untuk kita. Kita mungkin sudah melupakan Tuhan100 kali, tetapi Allah akan memaafkan kita 200 kali. Misteri paskah adalah gambaran konkret dari Allah yang berbelas kasih. Yesus diutus untuk menyelematkan kita darisegala dosa kita, yang akan kita rayakan sepanjang pekan sucidan dipuncaki dengan perayaan kebangkitan Tuhan pada hariraya paskah adalah gambaran Allah yang penuh belas kasih. Misteri paskah ini menjadi ungkapan Allah…